• Twitter
  • Technocrati
  • stumbleupon
  • flickr
  • digg
  • youtube
  • facebook

Follow our Network

Tampilkan postingan dengan label Oase Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oase Hikmah. Tampilkan semua postingan

Surat Cinta Untuk Abah Di Surga

0

Label:

selaksa do'a penuh cinta utk abah di surga
dari kakak, adek, amak. we love you dad

abah
sekarang sudah tahun 2011 atau 1432 H, tepat 10 tahun abah meninggalkan kami untuk memenuhi panggilan Rabb yang kami cintai, yang di tangan-Nya kekuasaan atas diri ini berada dan tempat dimana belas kasih dan harapan di gantungkan.

abahku sayang
semoga abah disana baik-baik. abah! amak titip salam, salam rindu katanya, sudah aku sertakan bingkisan air mata rasa cinta juga dari amak. semoga abah senang mendengarnya. cahaya-Nya semakin terang menerangi langkah abah disana. amin

oya bah adek juga titip salam, salam cling-cling. kemarin sempet nanya ma kakak,  buru-buru soalnya mau balik ke pondok, maklum bah waktu itu hari terakhir liburan, jadi harus cepet-cepet balik.

Kisah Nyata : BISKUIT UNTUK IBU

2

Label:

Seorang janda miskin Siu Lan mempunyai anak berumur 7 tahun bernama Lie Mei.
Kemiskinan membuat Lie Mei harus membantu ibunya menjual kue dipasar, karena miskin Lie Mei tidak pernah bermanja-manja kepada ibunya.

***
Saat suatu musim dingin saat selesai bikin kue, Siu Lan melihat keranjang kuenya yg sudah rusak dan Siu Lan berpesan pada Lie Mei untuk menunggu dirumah, karena ia akan membeli keranjang baru.

Saat pulang, Siu Lan tidak melihat Lie Mei di rumah.
Siu Lan langsung sangat marah.
Putrinya benar2 tidak tau diri, hidup susah tapi masih juga pergi bermain-main, padahal tadi sudah di pesankan agar menunggu dirumah. Pikir Siu Lan..

Ketika Cinta Berbuah Surga #2

0

Label:


Kawan, kenalkan namaku Said.
Kalau boleh tahu, namamu siapa? Kau tadi shalat apa

Namaku Abdullah. Tadi itu shalat dhuha.

Lalu, Said meminta anak itu agar bersedia bermain dengannya dan menjadi temannya.

Namun, Abdullah menjawab. Kukira kita tidak cocok menjadi teman. Kau anak orang kaya, malah mungkin anak bangsawan. Sedangkan aku, anak miskin. Anak seorang pencari kayu bakar.  Said menyahut. Tidak baik kau mengatakan begitu. Mengapa kau membeda-bedakan orang? Kita semua adalah hamba Allah. Semuanya sama,

Ketika Cinta Berbuah Surga #1

0

Label:


Di tanah Kurdistan , ada seorang raja yang adil dan shalih. Dia memiliki seorang anak laki-laki yang tampan, cerdas, dan pemberani. Saat-saat paling menyenangkan bagi sang raja adalah ketika dia mengajari anaknya itu membaca Al-Quran.

Sang raja juga menceritakan kepadanya kisah-kisah kepahlawanan para panglima dan tentaranya di medan pertempuran. Anak raja yang bernama Said itu, sangat gembira mendengar penuturan kisah ayahnya. Si kecil Said akan merasa jengkel jika di tengah-tengah ayahnya bercerita, tiba-tiba ada orang yang memutuskannya.

Tangisan Rasulullah Menggoncangkan Arasy

0

Label:

Dikisahkan, bahwasanya di waktu Rasulullah s.a.w. sedang asyik bertawaf di Ka’bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!” 

Rasulullah s.a.w. menirunya membaca “Ya Karim! Ya Karim!” Orang itu Ialu berhenti di salah satu sudut Ka’bah, dan berzikir lagi: “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah s.a.w. yang berada di belakangnya mengikut zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!” Merasa seperti diolok-olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat olehnya seorang laki-laki yang

Kisah Ashabul Ukhdud

0

Label:

Dahulu ada ada seorang Raja mempunyai seorang Ahli Sihir. Setelah Ahli Sihir itu tua, ia meminta kepada Raja agar mengirimkan orang pemuda untuk dikader menjadi ahli sihir. Maka dikirimlah kepadanya seorang pemuda -menurut riwayat Ibnu Ishak di Sirah Ibnu Hisyam, nama pemuda ini Abdullah bin Tsamir–.

Di tengah perjalanan untuk belajar ilmu sihir, Pemuda itu berjumpa dengan seorang Rahib. Lalu duduk sejenak dan mendengarkan kata-kata sang Rahib hingga ia tertarik. Maka sejak itu setiap hari ia akan ke tempat Ahli Sihir, ia singgah terlebih dahulu ke tempat sang Rahib untuk mendengarkan ilmu yang diberikannya.

Tangis Abdurrahman Bin Auf

0

Label:

Masuk Surga Dengan Merangkak
Pada suatu hari, saat kota Madinah sunyi senyap, debu yang sangat tebal mulai mendekat dari berbagai penjuru kota hingga nyaris menutupi ufuk. Debu kekuning-kuningan itu mulai mendekati pintu-pintu kota Madinah. 

Orang-orang menyangka itu badai, tetapi setelah itu mereka tahu bahwa itu adalah kafilah dagang yang sangat besar. Jumlahnya 700 unta penuh muatan yang memadati jalanan Madinah.
Orang-orang segera keluar untuk melihat pemandangan yang menakjubkan itu, dan mereka bergembira dengan apa yang dibawa oleh kafilah itu berupa kebaikan dan rizki.