• Twitter
  • Technocrati
  • stumbleupon
  • flickr
  • digg
  • youtube
  • facebook

Follow our Network

Kisah Nyata : BISKUIT UNTUK IBU

2

Label:

Seorang janda miskin Siu Lan mempunyai anak berumur 7 tahun bernama Lie Mei.
Kemiskinan membuat Lie Mei harus membantu ibunya menjual kue dipasar, karena miskin Lie Mei tidak pernah bermanja-manja kepada ibunya.

***
Saat suatu musim dingin saat selesai bikin kue, Siu Lan melihat keranjang kuenya yg sudah rusak dan Siu Lan berpesan pada Lie Mei untuk menunggu dirumah, karena ia akan membeli keranjang baru.

Saat pulang, Siu Lan tidak melihat Lie Mei di rumah.
Siu Lan langsung sangat marah.
Putrinya benar2 tidak tau diri, hidup susah tapi masih juga pergi bermain-main, padahal tadi sudah di pesankan agar menunggu dirumah. Pikir Siu Lan..

Akhirnya Siu Lan pergi sendiri menjual kue dan sebagai hukuman :
Pintu rumahnya dikunci diluar agar Lie Mei tidak dapat masuk.
Putrinya mesti diberi pelajaran, pikirnya geram.

Sepulang dari jual kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu.
Siu Lan segera berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa..
Jeritan Siu Lan memecahkan kebekuan salju waktu itu.

Ia menangis meraung2, tetapi Lie Mei tetap tidak bergerak.
Dengan segera Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.

Siu Lan mengguncang-guncang tubuh putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei.
Tiba-tiba sebuah bingkisan kecil jatuh dari tangan Lie Mei.
Siu Lan langsung mengambil bungkusan kecil itu dan membuka isinya.

Isinya sebuah biskuit kecil yg dibungkus dengan kertas usang dan terlihat ada tulisan kecil di kertas itu, itu adalah tulisan Lie Mei yg berantakan tapi masih dapat dibaca;

"MAMA pasti lupa, ini kan hari ISTIMEWA Mama..
Aku membelikan biskuit kecil ini hadiah untuk mama..
Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit yang besar.. MAMA, selamat ulang tahun..."

Comments (2)

hemmmmm sungguh air mata ini jatuh membaca kisah ini....

Subhanallah..
kasih sayang seorang putri kepada Ibunya
aku sayang mama, dan aku tahu mama juga sayang
walau terkadang 'prasangka' membuat rasa sayang hadir dalam bentuk yang berbeda

Posting Komentar

Tafadhal for give comment